Fokus Kajian

Berita



Partisipasi Indonesia di IAC 2019
Penulis Berita : Yunita • Fotografer : Yunita • 01 Nov 2019
International Astronautical Congress (IAC) merupakan kongres antariksa internasional tahunan yang prestisius diselenggarakan oleh International Astronautical Federation (IAF). Tahun 2019 IAC ke-70 diselenggarakan bekerja sama dengan International Academy of Astronautics (IAA), Internasional Institute of Space Law (IISL), dan Space Generation Advisory Council (SGAC). Kongres ini berlangsung di Walter E. Washington Convention Center, Washington DC, United States of America. Tema yang diangkat pada kongres tahun ini adalah Space: The Power of the Past, the Promise of the Future. Kongres ini berlangsung selama 5 hari pada 21-25 Oktober 2019. Pada kongres ini dihadiri sekitar 2000 delegasi dari seluruh dunia, yang terdiri dari peneliti, ahli industri, dan pimpinan lembaga antariksa baik dari sektor pemerintah maupun swasta.

Sebelum kongres dibuka, diawali dengan menonton bersama film Apollo 11. Pada kongres ini kru Apollo 11 mendapatkan penghargaan World Space Award. Selanjutnya, kongres kali ini dibuka oleh Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence, dalam kapasitasnya sebagai ketua Dewan Antariksa Nasional (National Space Council). National Space Council sebelumnya telah ditutup pada tahun 1993, kemudian dihidupkan kembali pada tahun 2017 oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Dalam sambutannya, Mike Pence menyatakan bahwa Amerika akan memimpin eksplorasi dan perjalanan antariksa dengan mengedepankan kerja sama diantara negara yang cinta damai. Beberapa hal yang telah dilakukan Amerika Serikat untuk memimpin keantariksaan internasional antara lain: menghidupkan kembali National Space Council, mendirikan space force sebagai cabang ke-enam kekuatan militer mengingat peran kritis antariksa dalam keamanan nasional, ditandatanganinya Space Policy Directive yang mengamandemen kebijakan Presiden Barack Obama sebelumnya terkait misi berawak ke Bulan dan Mars, dan menekankan peran perusahaan swasta dalam mencapai visi Amerika Serikat dan National Aeronautics and Space Administration (NASA) sebagai pemimpin upaya komersial.

Kongres ini terbagi menjadi beberapa sesi, sebagai berikut: Technical Session, Keynotes in Symposium, Special Session, dan Interactive Presentation. Setiap sesi tersebut terdiri dari beberapa kelompok sesi dengan tema yang berbeda. Indonesia mendapatkan kesempatan untuk melakukan presentasi oral selama 13 menit pada beberapa tema technical session. Beberapa nama yang mewakili Indonesia antara lain: Prof. Dr. Harijono Djojodihardjo dari ITB dengan makalah yang berjudul Baseline Aeroelastic and Performance Analysis of Piezo-Aeroelastic Space-Structure for Energy Harvester, beliau sekaligus sebagai co-chairs technical session dengan tema Space Structures: Dynamics and Microdynamics; kemudian Pratiwi Kusumawardani, dari PT.PSN, dengan judul makalah How Internet Of Things (IoT) Will Shape The Asia-Pacific Economy?; selanjutnya Wahyudi Hasbi dari Pusat Teknologi Satelit, LAPAN, dengan makalah berjudul LAPAN-A2 (IO-86) Satellite Roles In Natural Disaster In Indonesia; dan Yunita Permatasari dari Pusat Kajian Kebijakan Penerbangan dan Antariksa, LAPAN, dengan makalahnya Reflections on The Development of the Indonesian Space Industry.

Salah satu technical session yang menarik karena memiliki perspektif yang unik dibandingkan dengan technical session lainnya adalah Innovation the Academics Perspective yang dipandu oleh Ken Davidian, dari Federal Aviation Administration Office of Commercial Space Transportation (FAA/AST). Sesi ini terdiri dari 10 presenter yang salah satunya dari presenter yang hadir dari Pusat Kajian Kebijakan Penerbangan dan Antariksa, LAPAN. Kehadiran anggota Pusat KKPA tersebut disponsori oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. Presenter-presenter pada sesi ini terdiri dari peneliti, mahasiswa, maupun profesional yang memberikan pandangan inovasi dalam bisnis antariksa menurut perspektif akademik masing-masing. Sesi ini menghasilkan beberapa perspektif inovasi keantariksaan seperti: komersialisasi antariksa memiliki definisi yang berbeda-beda sehingga inovasi beraneka ragam, inovasi dapat terjadi apabila memenuhi persyaratan lingkungan yang mendukung secara organisasional, inovasi juga timbul dari adanya motivasi secara psikologi, selain itu inovasi pun didorong melalui peraturan dan kebijakan yang mendukung, namun inovasi juga bukan hal yang semata-mata mendorong komersialisasi antariksa. Dalam kongres ini pun berlangsung pameran dari institusi dan industri antariksa Internasional. Beberapa contohnya seperti: Blue Origin, Boeing, Lockheed Martin, Northrop Grumman, Spacebit, UAE Space Agency, Airbus, Azercosmos, Italian Trade Agency, Korea Aerospace Research Institute (KARI), European Space Agency (ESA), Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA), dan lain-lain. Namun, hal yang menarik perhatian pada kongres ini yaitu ketiadaan delegasi China yang biasanya tidak pernah absen dalam kegiatan IAC. Dalam upaya apresiasi terhadap kontribusi industri antariksa pada kongres ini Jeff Bezos sebagai pendiri Blue Origin mendapatkan penghargaan Excellence in Industry Award.




Others
Partisipasi Indonesia di IAC 2019
01 Nov 2019
International Astronautical Congress (IAC) merupakan kongres antariksa internasional tahunan yang prestisius diselenggarakan oleh International Astronautical Federation (IAF). Tahun 2019 IAC ke-70 diselenggarakan bekerja sama dengan International Academy of Astronautics (IAA),…
Forum Group Discussion (FGD) tentang GSO
29 Oct 2019
Pada tanggal 17-18 Oktober 2019, Pusat KKPA LAPAN mengadakan Forum Group Discussion (FGD) tentang Geostationary Orbit (GSO) di Hotel Alana, Sentul, Bogor. FGD dibuka oleh Ibu Sestama LAPAN Prof.…
Evaluasi Kegiatan PUSKKPA pada Triwulan III tahun 2019
15 Oct 2019
Pada tanggal 14 Oktober 2019 Pusat Kajian Kebijakan Penerbangan dan Antariksa (Pusat KKPA) mengadakan evaluasi kegiatan Triwulan III tahun 2019 yang dihadiri oleh seluruh karyawan dan karyawati PUSKKPA. Acara ini…
SOSIALISASI DATABASE ARSIP DIGITAL PUSAT KAJIAN KEBIJAKAN PENERBANGAN DAN ANTARIKSA
18 Sep 2019
Pada Selasa, 17 September 2019 dilakukan sosialiasi penyusunan database arsip digital Pusat Kajian Kebijakan Penerbangan dan Antariksa. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan layanan Bagian Administrasi dalam mem-backup…
Seminar Public Speaking dalam Rangka Meningkatkan Kapasitas SDM Pusat KKPA
17 Jul 2019
Pada hari Rabu 17 Juli 2019 seluruh kayawan Pusat KKPA mengikuti rangkaian acara Peningkatan Kapasitas SDM Pusat KKPA yang bertempatkan di Bogor. Kegiatan ini di adakan untuk peningkatan kapasitas SDM…
Evaluasi Triwulan II Pusat KKPA
11 Jul 2019
Pada hari Kamis 11 Juli 2019 Pusat KKPA mengadakan evaluasi triwulan II yang diadakan di ruang rapat lantai 1. Rapat tersebut dipimpin oleh kepala Pusat KKPA Ir. Robertus Heru Triharjanto,M.Sc.…


Kontak kami :
Pusat Kajian Kebijakan Penerbangan dan Antariksa - Lapan
Jl. Cisadane No. 25 Cikini, Jakarta 10330 Telp. (021) 31927982 Fax. (021) 31922633



© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL