Focus of Studies

News



Peningkatan Kompetensi dalam Perumusan dan Evaluasi Kebijakan dan Regulasi
News Writter : roel • Photographers : esq • 21 Dec 2017 • Read : 635 x ,

Diiringi rintik hujan kota talas – Bogor, pada Kamis, 14 Desember 2017, Pusat KKPA menggelar pertemuan ilmiah internal untuk para peneliti KKPA untuk Peningkatan Kompetensi Metode Penelitian Kebijakan. Sebagaimana diamanatkan dalam Perka No. 8/2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja LAPAN, maka perumusan kebijakan dan regulasi merupakan kompetensi inti pusat KKPA.  Pasca penerbitan UU No. 21/2013 tentang Keantariksaan dan termasuk dalam penilaian proses implementasi produk hukum tersebut, ternyata masih cukup banyak regulasi yang belum selesai dirampungkan. Disamping itu dinamika isu strategis penyelenggaraan keantariksaan tingkat nasional maupun internasional makin meningkat dan perlu direspon dengan sigap oleh Indonesia.

LAPAN melalui pusat KKPA mengemban tanggung jawab yang cukup signifikan dalam merumuskan produk regulasi maupun draft policy brief yang memuat rekomendasi kebijakan strategis dalam penyelenggaraan keantariksaan nasional ke depan. Oleh karena itu pemahaman berbagai metoda strategis untuk penyelesaian tugas dimaksud dirasakan cukup penting khususnya bagi para peneliti dan pengambil kebijakan di pusat KKPA.  Dengan tugas dan fungsi tersebut, pusat KKPA menggandeng ESQ mengadakan pelatihan metodologi penelitian dengan tag line : Tools dalam Perumusan dan Evaluasi Kebijakan dan Regulasi.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 14-15 Desember 2017 di Padjadjaran Suites Hotel, Bogor. Pada hari pertama, training dibawakan oleh Bapak Prof. DR. IBR. Supancana dengan judul “Pelatihan Better Regulatory Tools dalam perumusan dan Evaluasi Kebijakan”. Selanjutnya, hari kedua, training dibawakan oleh Bapak Dr. Ir. Setyo Hari Wijanto, SE, MM dengan judul “Overview Structural Equation Modeling (SEM) dan Tutorial SEM menggunakan Aplikasi LISREL”

Pertemuan ilmiah hari pertama dipandu guru besar ilmu hukum dari Fakultas Hukum Universitas Atmajaya, Prof. Dr. Ida Bagus Rahmadi Supancana. Prof. Supancana merupakan sosok yang telah sekian waktu selalu mendampingi tim peneliti KKPA dalam melakukan perumusan berbagai kebijakan dan regulasi. Kegiatan diharapkan dapat menjadi forum pembelajaran yang dilaksanakan dengan menerapkan metode experiental learning diharapkan dapat memperkenalkan tools tentang cost and banefit analysis (CBA) dalam perumusan kebijakan dan regulasi.

CBA ini pada dasarnya dapat dilakukan baik pada tahap penyusunan sebuah peraturan maupun pada tahap evaluasi sebuah peraturan. Pada tahap penyusunan peraturan metode CBA dapat digunakan untuk melihat apakah undang-undang yang akan dibentuk akan menambah beban keuangan negara dan apakah undang-undang yang dibentuk menimbulkan dampak positif maupun negatif kepada kelompok-kelompok tertentu termasuk Pemerintah itu sendiri. Pada tahap ex ante, CBA dilakukan untuk mengetahui alasan utama mengapa intervensi regulasi diperlukan untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi. Sedangkan pada tahap ex-post regulation, CBA dapat digunakan untuk mengukur implementasi dari sebuah peraturan.

“CBA pada prinsipnya merupakan suatu metode analisis yang mengukur dan membandingkan seluruh manfaat atau keuntungan yang akan diperoleh, serta biaya atau beban atau kerugian yang harus di tanggung oleh semua penerima dampak dari suatu kebijakan dan atau regulasi tertentu. Materi yang dibahas di hari pertama mengenai kondisi regulasi dan pentingnya CBA sebagai bagian dan RIA (Regulatory Impact Analysis) “, jelasnya.

Oleh karena itu, Prof. Dodi, (panggilan akrab Prof. Supancana) memang berharap melalui pelatihan CBA ini dapat membantu peserta mengaplikasikan metode tersebut dalam melaksanakan tugas dan fungsinya sehinggga kualitas kegiatan (produk regulasi maupun dokumen kebijakan) dapat makin membaik dan bermanfaat bagi pengguna. CBA telah dikenal sebagai alat yang dapat membantu para decision maker maupun law maker untuk memutuskan sesuatu kebijakan dan membantu membuat keputusan yang dapat dipertanggungjawabkan dan benar.

Sedangkan materi pelatihan pada hari kedua cenderung lebih mengarah pada penggunaan metode statistik dalam menganalisa data. Pemateri, Dr. Ir. Setyo Hari Wijanto, SE, MM, merupakan akademisi   dari Universitas Indonesia memaparkan tentang Structural Equation Modeling (SEM). Ghozali (2008) menuliskan bahwa Structural Equation Modelling (SEM) merupakan sebuah evolusi dari model persamaan berganda yang dikembangkan dari prinsip ekonometri dan digabungkan dengan prinsip pengaturan dari psikologi dan sosiologi. SEM terdiri dari 2 model, yakni : model variabel laten dan model pengukuran.  Pada model variabel laten (latent variable model) mengadaptasi model persamaan simultan pada ekonometri. Jika pada ekonometri semua variabelnya merupakan beberapa variabel terukur/teramati (measured/observed variables), maka pada model ini  beberapa variabel merupakan variabel laten (latent variables yang tidak terukur secara langsung). Selanjutnya, pada model pengukuran (measurement model), menggambarkan beberapa indikator atau  beberapa variabel terukur sebagai efek atau refleksi dari variabel latennya.

Kedua bagian model ini merupakan jawaban terhadap 2 (dua) permasalahan dasar pembuatan kesimpulan ilmiah dalam ilmu sosial dan perilaku. Untuk permasalahan pertama yang berkaitan dengan masalah pengukuran dapat dijawab dengan model pengukuran, sedangkan permasalahan kedua yang berkaitan dengan hubungan kausal dapat dijawab menggunakan model variabel laten. Berbeda dengan teknik analisis lain yang hanya bisa mengukur hubungan kausal searah saja, SEM juga memungkinkan menganalisis hubungan dua arah yang sering kali muncul dalam ilmu sosial dan perilaku.

Kepala Pusat KKPA, Ir. Agus Hidayat, M.Sc berharap agar program tahunan untuk pelatihan kompetensi peneliti KKPA ini dapat lebih memperkuat dasar metodologi peneliti di lingkungan pusat KKPA. Disisi lain output pelatihan pun dapat membantu meningkatkan kualitas ilmiah perumusan kajian dan kebijakan di bidang penerbangan dan antariksa yang dilakukan oleh para peneliti pusat KKPA.



Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
Pusat Kajian Kebijakan Penerbangan dan Antariksa - Lapan
Jl. Cisadane No. 25 Cikini, Jakarta 10330 Telp. (021) 31927982 Fax. (021) 31922633



© 2018 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL