Fokus Kajian

Berita



Evaluasi Kegiatan PUSKKPA pada Triwulan III tahun 2019
Penulis Berita : SILVIA & CHINTIA • Fotografer : Wendy • 15 Oct 2019 • Dibaca : 118 x ,

Pada tanggal 14 Oktober 2019 Pusat Kajian Kebijakan Penerbangan dan Antariksa (Pusat KKPA) mengadakan evaluasi kegiatan Triwulan III tahun 2019 yang dihadiri oleh seluruh karyawan dan karyawati PUSKKPA. Acara ini berlangsung di ruang rapat Pusat KKPA dengan diawali pembukaan oleh Kepala Pusat KKPA, Dr. Robertus Heru Triharjanto, M.Sc yang menyampaikan fokus kegiatan untuk mengetahui progress aktivitas penelitan/pengkajian yang dilakukan oleh Pusat KKPA selama Triwulan III tahun 2019.

Paparan pertama dilakukan oleh Poklit 2 yang di sampaikan oleh Kepala Kelompok Penelitian 2 Dr. Mardianis, SH. MH. Berdasarkan paparan Beliau, Poklit 2 memiliki 3 kajian utama yaitu Penyusunan Naskah Urgensi RPP tentang Perlindungan Teknologi Sensitif Keantariksaan yang sekarang bernama RPP Penguasaan Teknologi Antariksa, Penyusunan Naskah Urgensi RPP Tentang Tata Cara Kegiatan Komersial Keantariksaan, dan Penyusunan Naskah Urgensi RPP Tentang Tata Cara Pembangunan Dan Pengoperasian Bandar Antariksa. Serta tugas tambahan yaitu Penyusunan Peraturan Lembaga Tentang Pelaksanaan PP Nomor 11 Tahun 2018 Tentang Tata Cara Penyelenggaran Kegiatan Penginderaan Jauh. Capaian TW III Untuk kajian RPP Penguasaan Teknologi Antariksa adalah telah dilakukan harmonisasi I dan II serta penambahan pada Bab V. Capaian yang telah dilaksanakan pada RPP komersial keantariksaan adalah penambahan bab serta konsultasi dengan pakar dan satuan kerja terkait yaitu Prof. Dr. IBR Supancana, Prof. Dr. Atip Latipulhayat, dan Pusispan LAPAN. Sedangkan pada RPP Bandar antariksa, telah di lakukan penyempurnaan materi. Selanjutnya untuk tugas tambahan yaitu penyusunan Perla tentang pelaksaan PP Nomor 11 Tahun 2018, poklit 2 telah menyelesaikan penyusunan Rancangan Perla, dan telah menyampaikannya kepada tim Teknis. Untuk publikasi, progress TW III telah rampung hingga 60% - 70%,dan ditargetkan TW IV telah selesai dan dapat dipublikasikan.

Paparan kedua di lakukan oleh Poklit 3 yang di sampaikan oleh Kepala Kelompok Penelitian 3 Dra. Euis Susilawati, M.Si. Poklit 3 memiliki 3 kajian utama, yaitu : Penyusunan Pedoman Delegasi Pada Sidang Organisasi Internasional, dimana Pedoman delegasi pada sidang organisasi internasional telah selesai di laksanakan pada triwulan II. Draft National Space Activities telah ada masukan dari Pussainsa, Kominfo, dan Deinderaja. Kemudian capaian pada Kajian Posisi Indonesia Terhadap GSO ialah updating pada beberapa bab dan konsultasi pada beberapa pihak terkait. Dan kajian ketiga ialah kajian posisi indonesia dalam definisi dan delimitasi antariksa, dimana capaian pada TW III meliputi updating serta elaborasi kajian pada beberapa bab. Sedangkan untuk publikasi di tim Poklit 3, terdapat 1 makalah telah disubmit ke Journal Global UI dan sedang dalam proses revisi ke-2.

Paparan berikutnya oleh tim Analisis Kebijakan dilaksanakan setelah istirahat siang, yang di sampaikan oleh Analis Kebijakan Utama Ir. Agus Hidayat, M.Sc. Berdasarkan paparan Beliau, dalam kondisi yang ada, NSP masih belum jadi jembatan antara UU no 21 th 2013 beserta turunannya dan renduk keantariksaan 2016-2040, sehingga akibatnya Banyak program dalam Renduk Keantariksaan 2016-2020 yang belum terlaksana, dan dari Evaluasi Renduk Keantariksaan 2016-2040 oleh Dr. Brian Ratistha dkk, yang dipublikasikan di SINASKPA 2019, terdapat 10 produk teknologi yang kemungkinan tidak tercapai. Usulan nya agar kedepannya NSP dapat menjadi jembatan untuk mensikronisasi hal tersebut. Target kedepannya tim analis kebijakan akan mengadakan FGD yang akan di laksanakan pada TW IV, dengan tujuan memperoleh masukan agar kegiatan keantariksaan dalam Renduk Keantariksaan (2016-2040) dapat tercapai serta siapa saja yang terlibat dalam pelaksanaannya.

Paparan terakhir di sampaikan oleh anggota kelompok penelitian 1, Shinta Rahma Diana, SE,M.Si. Berdasarkan paparan Beliau, capaian pada 3 kajian utama di poklit 1 diantaranya pada kajian Perencanaan Pembangunan Bandar Antariksa, telah di lakukan koordinasi Nasional pada Pemda Biak, Pemda Provinsi Papua dan Universitas Cendrawasih, dan telah di lakukan Analisis Risiko, Sosial, Lingkungan, hukum dan kelembagaan, pemetaan stakeholder, ekonomi, Selanjutnya kajian Aspek Ekonomi Satelit Penginderaan Jauh Nasional, capaiannya meliputi terkumpulnya data cost modelling satelit penginderaan jauh, terkumpulnya data primer dan data sekunder berupa business prosess satelit dan annual report (PT. PSN) serta data dari 10 industri satelit asing. Dan pada kajian ketiga yaitu penyusunan daftar teknologi sensitif terkait penerbangan dan antariksa, di TW III telah di identifikasi dan analisa data awal Annex MTCR dan best practices negara-negara lain yang sudah memiliki daftar teknologi dual-use terkait MTCR (teknologi penerbangan dan antariksa).


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
Pusat Kajian Kebijakan Penerbangan dan Antariksa - Lapan
Jl. Cisadane No. 25 Cikini, Jakarta 10330 Telp. (021) 31927982 Fax. (021) 31922633



© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL