Fokus Kajian

Berita



Evaluasi Kegiatan TW III 2021 di PusKKPA LAPAN-BRIN
Penulis Berita : Stevani Anggina, S.Si., M.A. • Fotografer : Stevani Anggina, S.Si., M.A. • 26 Oct 2021 • Dibaca : 869 x ,

Pada tanggal 6 dan 7 Oktober 2021, Tim Kajian Kebijakan Penerbangan dan Antariksa LAPAN-BRIN melaksanakan rapat evaluasi kegiatan triwulan III yang dihadiri oleh semua pegawai dan juga peserta magang. Evaluasi ini memiliki tujuan untuk melaporkan progress kegiatan pada setiap kelompok peneliti dan kelompok analis kebijakan. Tujuan lain dari pertemuan ini yaitu untuk melakukan pertukaran informasi dan feedback terkait kajian yang telah dilakukan. Sebagaimana evaluasi kegiatan yang dilakukan pada triwulan I dan II, pada triwulan ke-III (ketiga) ini pertemuan masih dilakukan secara daring.

Pertemuan evaluasi kegiatan triwulan III hari pertama yakni tanggal 6 Oktober dibuka oleh Dr. Robertus Heru Triharjanto M.Sc. selaku Kepala Pusat Kajian Kebijakan Penerbangan dan Antariksa September 2018-September 2021, yang saat menjadi Plt. Direktur Penguatan dan Kemitraan Infrastruktur Riset dan Inovasi BRIN, yang memberikan arahan terkait dengan proses integrasi LAPAN ke BRIN yang mana secara resmi dimulai sejak tanggal 1 September 2021. Nantinya, tugas dan fungsi dari Pusat Kajian Kebijakan Penerbangan dan Antariksa akan berada dibawah Deputi Kebijakan Riset dan Inovasi dan Deputi Kebijakan Pembangunan, BRIN.

Sesi pertama pada hari ke-1 dilanjutkan dengan pelaporan kegiatan dari Kelompok Penelitian 1 (Poklit 1) yang membidangi kajian aspek poleksosbudhankam dan hukum. Poklit 1 melaporkan sejumlah capaian dari hal kemitraan, publikasi ilmiah, dan kegiatan magang yang dilakukan. Pada tahun ini, Poklit 1 memiliki tiga kajian yakni Kajian Nilai Ekonomi Bandar Antariksa, Kajian Konsep Doktrin Pertahanan Menggunakan Aset Antariksa, dan Kajian Nilai Ekonomi Satelit Komunikasi Konstelasi. Untuk Kajian Nilai Ekonomi Satelit Komunikasi Konstelasi, kegiatan yang dilakukan selama TW III yaitu melanjutkan mengumpulkan data dan mengolah serta menganalisa data. Adapun pelaporan hasil kajian sementara aspek teknis misi satelit dan kebutuhan nasional, aspek tren dan harga pasar sebagai pembanding, aspek finansial yang mengukur feasibility dan bankability, serta aspek sosio-ekonomi yang melihat manfaat langsung dan manfaat tidak langsung yang dikaitkan dengan sustainable development goals. Penanggung jawab Kajian Konsep Pertahanan Menggunakan Aset Antariksa melaporkan kegiatan yang dilakukan yaitu diskusi dengan narasumber, pengumpulan data lanjutan, olah dan analisa data. Adapun gambaran yang didapatkan dari narasumber yaitu mengenai pemanfaatan satelit dalam sistem pertahanan negara saat ini dan pertahanan antariksa di Indonesia dalam kapabilitas dan strategi. Kegiatan yang dilakukan untuk Kajian Nilai Ekonomi Bandar Antariksa yaitu mengumpulkan, mengolah, dan menganalisa data. Hasil sementara yang ada yang dibahas yaitu benchmarking dengan bandar antariksa global, lingkungan strategis nasional bandar antariksa, analisis SCP, multiplier effect sektor antariksa, dampak dan kebutuhan kebijakan fiscal, serta kondisi dinamis pasar yang dapat berdampak pada komersialisasi bandar antariksa di Indonesia.

Sesi kedua dilanjutkan dengan presentasi laporan oleh Kelompok Penelitian 2 (Poklit 2) atau Kelompok Kajian Perumusan dan Penyusunan Peraturan Perundang-undangan di Bidang Penerbangan dan Antariksa. Secara umum, kegiatan yang dilakukan Poklit 2 selama triwulan III yaitu FGD internal, penyusunan naskah akademis dan RPP tentang Pembangunan dan Pengoperasian Bandar Antariksa yang draftnya telah diselesaikan, penyusunan RPP tentang Kegiatan Komersialisasi Keantariksaan, ketelibatan dalam proses pembahasan draft RPP Penguasan Teknologi dan Keantariksaan dan publikasi ilmiah. Terkait dengan Kajian untuk penyusunan RPP Kegiatan Komersialisasi Keantariksaan, penanggung jawab kajian menjelaskan mengenai inovasi di sektor antariksa, faktor kesuksesan industri dari faktor internal, eksternal, dan faktor yang dinegosiasikan, serta peraturan reformasi dan inovasi.

Pada hari kedua yaitu tanggal 7 Oktober 2021, presentasi laporan kegiatan dimulai dari Kelompok Penelitian 3 (Poklit 3). Tahun ini, Poklit 3 memiliki target kegiatan yaitu penyusunan 3 (tiga) Pedoman DELRI (STSC, LSC, COPUOS). Capaian pada triwulan III sendiri yaitu tersusunnya Pedoman dan POI sidang ke-64 UNCOPUOUS dan Laporan Sidang UNCOPUOS, juga adanya beberapa publikasi ilmiah yang dilakukan oleh peneliti Poklit 3 serta adanya bimbingan yang dilakukan untuk mahasiswa magang. Selain itu, Poklit 3 merupakan penanggung jawab untuk SINASKKPA 2021, yang diselenggarakan pada tanggal 15-16 September 2021.

Sesi terakhir yaitu presentasi dari Kelompok Analisis Kebijakan. Kegiatan yang dilakukan oleh Tim Kelompok Analis Kebijakan pada tahun 2021 yaitu penilaian indeks kualitas kebijakan (IKK) 2021, evaluasi kebijakan, kajian kebijakan industri kedirgantaraan, serta keikutsertaan dalam SINAS KPA IV. Adapun capaian selama TW III yang dilakukan oleh Kelompok Analis Kebijakan yaitu melakukan survei IKK terhadap 5 kebijakan LAPAN (Perla), berupa pengumpulkan dan pengelompokkan bukti kebijakan, pengisian checklist toolkit IKK, dan FGD. Selain itu dilakukan pembimbing pada mahasiswa magang. Laporan kualitas kebijakan selanjutnya dipresentasikan dengan poin tantangan kebijakan, kerangka pengukuran KK, faktor-faktor yang berpengaruh, konsep pengukuran IKK. Presentasi terakhir dilakukan mengnai Kajian Kebijakan Industri Kedirgantaraan yang menjelaskan mengenai ekosistem riset dan inovasi kedirgantaraan dengan terintegrasinya LAPAN ke BRIN, termasuk diskusi mengenai usulan road map industri pesawat terbang nasional 2045 yang dilakukan mitra Bapenas.


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
Pusat Kajian Kebijakan Penerbangan dan Antariksa - Lapan
Jl. Cisadane No. 25 Cikini, Jakarta 10330 Telp. (021) 31927982 Fax. (021) 31922633



© 2021 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL